Pemasangan Perlengkapan Las Gas



MEMASANG PERLENGKAPAN
Perlengkapan las yang terpasang dengan baik, seperti keselamatan kerja akan lebih baik terjamin. Bekerja dengan gas-gas tekanan tinggi dan mudah terbakar harus hati-hati, terutama terhadap kemungkinan bahaya dari kebocoran gas pada sistem salurannya. Berikut ini tertera suatu urutan kerja yang aman, mulai dari mempersiapkan tabung gas sampai terbentuknya nyala api las yang sesuai pada brander.
a.           Bersihkan lubang tempat regulator gas pada tabung-tabung gas dengan cara membuka sebentar kran pengeluaran agar kotoran terhembus keluar (gambar 8). Kotoran yang terdapat pada dudukan regulator dapat menimbulkan kebocoran gas atau kerusakan pada bagian penyambung ini.
b.          Pasang regulator oksigen pada tabung oksigen dan regulator pada tabung asetilin. Pertama kali, drad regulator cukup diputar dengan tangan, kemudian setelah drad benar-benar telah duduk dengan tepat, baru dikencangkan dengan kunci pas (gambar 9). Perlu diingat, jangan menggunakan pelumas untuk melicinkan drad.
c.           Bila menggunakan selang gas yang baru, hendaknya sebelum dipasang dahulu agar debu kapur terhembus keluar.
d.          Hubungkan selang-selang gas pada regulator, selang berwarna biru dipasang pada regulator oksigen dan yang merah pada regulator asetilin. Aturlah kedua selang tersebut sedemikian rupa sehingga tidak berpilin.
e.           Kedua ujung selang tersebut dihubungkan pada brander. Selang merah dipasang pada asetilin dan selang biru pada saluran oksigen.
f.           Semua ujung selang yang terpasang pada nipel harus dikencangkan menggunakan klem selang.
g.          Kedua kran gas pada brander diputar pada posisi terbuka.
h.          Periksa skrup penyalur gas pada kedua regulator agar masing-masing dalam kedudukannya terkunci yaitu skrup diputar pada posisi kendur.
i.            Secara perlahan-lahan roda pemutar kran pada tabung oksigen diputar kearah membuka secukupnya, sehingga tekanan gas dapat terbaca pada manometer. Selanjutnya kran tabung asetilin dibuka dengan kunci pas.
j.            Tekanan kerja gas ke brander diatur dengan cara menyetel skrup regulator gas sehingga diperoleh tekanan oksigen dan asetilin yang sesuai dengan ukuran nozel brander yang diperlukan.
k.          Tutup kembali kran-kran gas pada brander.
l.            Periksalah kemungkinan terdapat gas yang bocor pada seluruh sambungan penyaluran gas dengan cara menggunakan larutan air sabun (Gambar 11).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KESALAHAN YANG SUPERVISIAL DALAM PENGELASAN

Pengujian elektroda

JENIS KAMPUH LAS